KLATEN – Polres Klaten meluncurkan program Bhabinkamtibmas Tracer TB dan menyerahkan perlengkapan pendukung kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran sebagai bagian dari program Polda Jawa Tengah dalam mendukung percepatan eliminasi tuberkulosis (TB). Kegiatan yang dipimpin Kapolres Klaten AKBP Moh Faruk Rozi tersebut dihadiri perwakilan Forkopimda Kabupaten Klaten, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, para kapolsek, kanit binmas, serta seluruh Bhabinkamtibmas, Senin (8/6/2026).
Program Bhabinkamtibmas Tracer TB merupakan salah satu inovasi Polda Jawa Tengah yang melibatkan Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak di tingkat desa dan kelurahan untuk membantu pemerintah dalam menemukan kasus TB secara dini, memberikan edukasi kepada masyarakat, serta mendampingi proses penanganan dan pelaporan kasus di wilayah binaan masing-masing.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Klaten secara simbolis menyerahkan kit Tracer TB kepada seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Klaten. Perlengkapan tersebut akan digunakan untuk menunjang pelaksanaan tugas para Bhabinkamtibmas dalam mendukung program eliminasi TB di Kabupaten Klaten.
Kapolres Klaten mengatakan bahwa Indonesia saat ini merupakan negara dengan jumlah penderita tuberkulosis terbanyak kedua di dunia. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Penyakit TB merupakan penyakit yang dapat disembuhkan, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kemampuan kita menemukan kasus secara dini dan memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.” AKBP Moh Faruk Rozi.
Menurut Kapolres, percepatan eliminasi tuberkulosis membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, melalui program yang diinisiasi Polda Jawa Tengah tersebut, peran Bhabinkamtibmas diperluas tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program kesehatan masyarakat melalui pendekatan preventif dan edukatif.
“Melalui program Bhabinkamtibmas Tracer TB, para Bhabinkamtibmas tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menjadi mitra pemerintah dalam upaya penemuan kasus, edukasi, pendampingan dan pelaporan terkait penyakit TB di wilayah binaannya masing-masing.” AKBP Moh Faruk Rozi.
Dengan jaringan Bhabinkamtibmas yang menjangkau hingga tingkat desa dan kelurahan, program ini diharapkan mampu mempercepat penemuan kasus TB sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan dan pengobatan penyakit tersebut. Kapolres juga meminta seluruh Bhabinkamtibmas untuk menjalankan tugas tambahan tersebut dengan penuh tanggung jawab dan mengedepankan pendekatan humanis.
“Dengan harapan seluruh Bhabinkamtibmas dapat menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, humanis dan menjalin sinergi yang kuat dengan tenaga kesehatan, pemerintah desa serta seluruh stakeholder terkait.” AKBP Moh Faruk Rozi.
Melalui peluncuran Bhabinkamtibmas Tracer TB, Polres Klaten menunjukkan dukungan terhadap program prioritas Polda Jawa Tengah dalam percepatan eliminasi tuberkulosis. Program ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, aman, dan sejahtera.




